Share Hadits Bermanfaat

Telah mengabarkan kepadaku Zakaria bin Yahya dia berkata; telah menceritakan kepada kami Syaibah dia berkata; telah menceritakan kepada kami Abu 'Awanah dari Al Hurr bin Shayyah dari Hunaidah bin Khalid dari istrinya, dia berkata; telah menceritakan kepadaku sebagian istri-istri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, bahwa beliau berpuasa pada hari Asyura, sembilan hari dari bulan Dzulhijjah dan tiga hari setiap bulan, hari Senin pertama tiap bulan dan dua hari Kamis." (Nasa'i)

Telah mengabarkan kepada kami Al 'Abbas bin Al Walid dia berkata; bapakku dan 'Uqbah telah menceritakan kepada kami dari Al Auza'i dia berkata; telah menceritakan kepadaku 'Atha dia berkata; telah menceritakan kepadaku orang yang telah mendengar Ibnu 'Umar berkata; bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa yang berpuasa selama-lamanya, ia -dianggap- tidak berpuasa." (Nasa'i)

Telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Hatim, ia berkata; telah memberitakan kepada kami Hibban, ia berkata; telah memberitakan kepada kami Abdullah dari Ibrahim bin 'Uqbah bahwa Kuraib berkata; saya pernah bertanya kepada Usamah bin Zaid, dan ia adalah orang yang dibonceng Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pada sore Hari Arafah. Lalu saya katakan; bagaimana kalian berbuat? Ia berkata; kami datang dengan berjalan hingga sampai Muzdalifah, lalu beliau turun, dan melakukan shalat Maghrib kemudian mengirim utusan kepada manusia agar turun maka mereka turun di tempat-tempat mereka turun, dan tidak benar-benar turun hingga Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam melakukan shalat Isya`akhir, kemudian orang-orang mereka benar-benar turun. Tatkala pagi hari saya pergi berjalan kaki diantara orang-orang Quraisy yang berjalan cepat dan beliau dibonceng Al Fadhl. (Nasa'i)

Telah mengabarkan kepada kami Zakaria bin Yahya berkata; telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim ia berkata; telah menceritakan kepada kami Ali bin Al Husain bin Waqid berkata; telah menceritakan kepadaku ayahku ia berkata; telah menceritakan kepada kami Yazid An Nahwi dari 'Ikrimah dari Ibnu Abbas mengenai firman Allah: '(ayat mana saja yang kami nasakhkan atau kami jadikan lupa kepadanya maka kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding darinya) ' (Qs. Al Baqarah: 106), dan firman Allah: '(Dan apabila kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai penggantinya padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya) ' (Qs. An Nahl: 1o1), dan firman Allah: '(Allah menghapuskan apa yang dia kehendaki dan menetapkan (apa yang dia kehendaki, dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh mahfuzh)) ' (Qs. Ar Ra'd: 39). Yang pertama kali dinasakh dalam Al Qur'an adalah tentang kiblat, dan firman: '(Wanita-wanita yang ditalak hendaklah menahan diri (menunggu) tiga kali quru'. Tidak boleh mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahimnya, jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat. Dan suami-suaminya berhak merujukinya dalam masa menanti itu, jika mereka (para suami) menghendaki ishlah) ' (Qs. Al Baqarah: 228). Hal itu karena jika seorang laki-laki mencerai isterinya, maka ia lebih berhak untuk kembali kepadanya walaupun telah mencerainya tiga kali, kemudian Allah menghapus hal tersebut dan berfirman: '(Talak (yang dapat dirujuki) dua kali. Setelah itu boleh rujuk lagi dengan cara yang ma'ruf atau menceraikan dengan cara yang baik) ' (Qs. Al Baqarah: 229). (Nasa'i)

Telah mengkhabarkan kepada kami Abu Daud, dia berkata; telah menceritakan kepada kami Ja'far bin 'Aun, dia berkata; telah menceritakan kepada kami Abu 'Umais dari Qais bin Muslim dari Thariq bin Syihab, dia berkata; "Telah datang seorang laki-laki Yahudi kepada Umar bin Al Khathab lalu berkata; "Wahai Amirul mukminin, terdapat satu ayat dalam kitab kalian yang kalian baca, seandainya turun kepada kami orang-orang Yahudi niscaya kami menjadikan hari tersebut sebagai Hari Raya. Ayat apakah itu?" Umar berkata; "Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Kemudian Umar berkata; "Sungguh aku mengetahui tempat turunnya ayat tersebut, dan harinya. Ayat tersebut turun kepada kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam di 'Arafah pada hari Jum'at."  (Nasa'i)

No comments:

Post a Comment