Rahmat

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin 'Abdullah bin Numair telah menceritakan kepada kami bapakku telah menceritakan kepada kami 'Abdul Malik dari 'Atha dari Abu Hurairah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah memiliki seratus rahmat. Dari seratus rahmat tersebut, hanya satu yang di turunkan Allah kepada jin, manusia, hewan jinak dan buas. Dengan rahmat tersebut mereka saling mengasihi dan menyayangi, dan dengan rahmat itu pula binatang buas dapat menyayangi anaknya. Adapun Sembilan puluh sembilan rahmat Allah yang lain, maka hal itu ditangguhkan Allah. Karena Allah hanya akan memberikannya kepada para hamba-Nya yang shalih pada hari kiamat kelak." (Muslim)

Telah menceritakan kepada kami Yazid bin Khalid bin Mauhib Ar Ramli telah menceritakan kepada kami Al Laits dari Ziyadah bin Muhammad dari Muhammad bin Ka'b Al Qurazhi dari Fadlalah bin 'Ubaid dari Abu Darda ia berkata, "Aku mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa di antara kalian mengeluhkan sesuatu atau saudaranya mengeluhkannya, maka hendaknya ia mengucapkan: RABBANALLAAHULLADZII FIS SAMAA`I TAQADDASA ISMUKA AMRUKA FIS SAMAA`I WAL ARDLI KAMAA RAHMATUKA FIS SAMAA`I, FAJ'AL RAHMATAKA FIL ARDLI, IGHFIR LANAA HUUBANAA WA KHATHAAYAANAA, ANTA RABBUTH THAYYIBIINA, ANZIL RAHMATAN MIN RAHMATIKA WA SYIFAA`AN MIN SYIFAA`IKA 'ALAA HAADZAL WAJA'I (Tuhanku adalah Allah yang berada di langit, Maha Suci nama-Mu, urusan-Mu berada di langit dan bumi. Sebagaimana rahmat-Mu berada di langit, maka jadikanlah rahmat-Mu berada di bumi! Ampunilah dosa dan kesalahan kami! Engkau Tuhan orang-orang yang baik, turunkan rahmat di antara rahmat-Mu, serta kesembuhan di antara kesembuhan-Mu kepada penyakit ini) ' maka ia akan sembuh." (Abu Daud)

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Abdur Rahman telah mengabarkan kepada kami Muhammad bin Imran bin Abu Laila telah menceritakan kepadaku ayahku telah menceritakan kepadaku Ibnu Abu Laila? dari Daud bin Ali yaitu anak Abdullah bin Abbas? dari ayahnya? dari kakeknya yaitu Ibnu Abbas? ia berkata; saya mendengar Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam pada suatu malam ketika telah selesai dari shalatnya mengucapkan: "ALLAAHUMMA INNII AS-ALUKA RAHMATAN MIN 'INDIKA TAHDII BIHAA QALBII WA TAJMA'U BIHAA AMRII, WA TALUMMU BIHAA SYA'ATSII, WA TUSHLIHU BIHAA GHAAIBII, WA TARFA'U BIHAA SYAAHIDII, WA TUZAKKII BIHAA 'AMALII, WA TULHIMUNII BIHAA RUSYDII, WA TARUDDU BIHAA ULFATII, WA TA'SHIMUNII BIHAA MIN KULLI SUUIN. ALLAAHUMMA A'THINII IIMAANAN WA YAQIINAN LAISA BA'DAHU KUFRUN WA RAHMATAN ANAALU BIHAA SYARAFA KARAAMATIKA FID DUNYAA WAL AAKHIRAH, ALLAAHUMMA INNII AS-ALUKAL FAUZA FIL 'ATHAAI WA NUZULASY SYUHADAAI, WA 'AISYAS SU'ADAAI, WAN NASHRA 'ALAL A'DAAI. ALLAAHUMMA INNII UNZILU BIKA HAAJATII, WA IN QASHURA RA`YII WA DHA'UFA 'AMALII. IFTAQARTU ILAA RAHMATIKA FA-AS-ALUKA YAA QAADHIYAL UMUURI, WA YAA SYAAFIYASH SHUDUURI KAMAA TUJIIRU BAINAL BUHUURI AN TUJIIRANII MIN 'ADZAABIS SA'IIRI, WA MIN DA'WATITS TSUBUURI, WA MIN FITNATIL QUBUURI. ALLAAHUMMA MAA QASHURA 'ANHU RA`YII WA LAM TABLUGHHU NIYYATII WA LAM TABLUGHU MAS-ALATII MIN KHAIRIN WA'ADTAHU AHADAN MIN KHALQIKA AU KHAIRIN ANTA MU'THIIHI AHADAN MIN 'IBAADIKA FAINNII ARGHABU ILAIKA FIIHI WA AS-ALUKAHU BIRAHMATIKA RABBAL 'AALAMIIN. ALLAAHUMMA DZAL HABLISY SYADIIDI WAL AMRIR RASYIIDI, AS-ALUKAL AMNA YAUMAL WA'IIDI WAL JANNATA YAUMAL KHULUUDI MA'Al MUQARRABIINASY SYUHUUDI AR RUKKA'IS SUJUUDI ALMUUFIINA BIL 'UHUUDI, INNAKA RAHIIMUN WADUUDUN, WA ANTA TAF'ALU MAA TURIIDU. ALLAAHUMMAJ 'ALNAA HAADIINA MUHTADIINA GHAIRA DHAALLIINA WA LAA MUDHILLIINA SILMAN LI AULIYAAIKA WA 'ADUWWAN LI A'DAAIKA NUHIBBU BIHUBBIKA MAN AHABBAKA WA NU'AADII BI 'ADAAWATIKA MAN KHAALAFAKA. ALLAAHUMMA HAADZAD DU'AAU WA 'ALAIKAL IJAABATU WA HAADZAL JUHDU WA 'ALAIKAT TUKLAANU. ALLAAHUMMAJ 'Al LII NUURAN FII QALBII, WA NUURAN FII QABRII, WA NUURAN MIN BAINI YADAYYA WA NUURAN MIN KHALFII, WANUURON 'AN YAMIINII WA NUURAN 'AN SYIMAALII, WA NUURAN MIN FAUQII, WA NUURAN MIN TAHTII, WA NUURAN FII SAM'II, WANUURON FII BASHORII, WANUURON FII SYA'RII, WANUURON FII BASYARII, WANUURON FII LAHMII, WANUURON FII DAMII, WA NUURAN FII 'IZHAAMII. ALLAAHUMMA A'ZHIM LII NUURAN WA A'THINII NUURAN WAJ'Al LII NUURAN, SUBHAANALLADZII TA'ATHTHAFAL 'IZZA WA QAALA BIHI, SUBHAANALLADZII LABISAL MAJDA WA TAKARRAMA BIHI, SUBHAANALLADZII LAA YANBAGHIT TASBIIHU ILLAA LAHU, SUBHAANA DZIL FADHLI WAN NI'AMI, SUBHAANA DZIL MAJDI WAL KARAMI, SUBHAANA DZIL JALAALI WAL IKRAAMI." (Ya Allah, aku memohon rahmat dari sisiMu, dengannya Engkau memberikan petunjuk kepada hatiku, dan dengannya Engkau kumpulkan urusanku, dengannya Engkau cela kekacauanku, dan dengannya Engkau perbaiki apa yang tidak nampak dariku, dan dengannya Engkau angkat apa yang nampak padaku, dengannya Engkau mensucikan amalanku, dengannya Engkau mengilhami pikiranku, dan dengannya Engkau kembali kelembutanku, dengannya Engkau melindungiku dari segala keburukan. Ya Allah, berikan kepadaku keimanan dan keyakinan yang tidak ada kekafiran setelahnya, serta rahmat yang dengannya aku peroleh kemuliaan-Mu di dunia dan akhirat. Ya Allah, aku memohon kepadaMu keberuntungan mendapatkan pemberianMu, serta hidangan orang-orang yang mati syahid, kehidupan orang-orang yang berbahagia, dan kemenangan atas musuh. Ya Allah kepadaMu aku sampaikan hajatku, walaupun terbatas penglihatanku, serta lemah amalanku. Aku butuh kepada rahmatMu, maka aku memohon kepadaMu wahai Dzat Yang Maha Mampu menyelesaikan segala perkara, wahai Dzat yang mengobati hatiku, sebagaimana Engkau melindungi diantara lautan aku mohon agar Engkau lindungi aku dari adzab Neraka Sa'ir, serta seruan kebinasaan, serta fitnah kubur. Ya Allah, apa yang tidak mampu terlihat oleh pandanganku, dan tidak dicapai oleh niatku, serta tidak sampai permintaanku dari kebaikan yang telah Engkau janjikan kepada seseorang diantara makhlukMu, atau kebaikan yang Engkau berikan kepada seseorang diantara hamba-hambaMu, maka menginginkan dan memohonnya kepadaMu dengan rahmatMu wahai Tuhan semesta alam. Ya Allah Yang memiliki tali (agama) yang kuat, dan perkara yang lurus, aku memohon kepadaMu keamanan pada hari yang penuh dengan ancaman, serta Surga pada hari yang kekal bersama orang-orang yang dekat, yang mati syahid, yang banyak melakukan ruku' dan sujud, serta yang senantiasa memenuhi janji, sesungguhnya Engkau Maha Pengasih dan Penyayang. Engkau mampu melakukan apa yang Engkau kehendaki. Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang memberi petunjuk dan mendapatkan petunjuk, yang tidak tersesat dan menyesatkan, menyerah kepada para waliMu dan memusuhi musuh-musuhMu. Kami mencintai dengan kecintaanMu kepada orang yang mencintaiMu dan memusuhi dengan permusuhanMu kepada orang yang menyelisihiMu. Ya Allah, inilah doa yang mampu aku panjatkan dan kabulkanlah doa tersebut, dan inilah usahaku dan kepadaMu aku bersandar. Ya Allah berikanlah cahaya dalam hatiku dan cayaha dalam kuburku, cahaya di hadapanku, cahaya dari belakangku, cahaya dari kananku, cahaya dari kiriku, cahaya dari atasku, cahaya dari bawahku, cahaya dalam pendengaranku, cahaya dalam penglihatanku, cahaya dalam rambutku, cahaya dalam kulitku, cahaya dalam dagingku, cahaya dalam darahku, dan cahaya dalam tulangku. Ya Allah, perbesarkan cahaya untukku, berilah aku cahaya dan jadikan untukku cahaya. Maha Suci Dzat Yang memberikan kemuliaan dan berfirman dengan kemuliaan. Maha Suci dzat yang memiliki keagungan, dan memberi dengan keagungan. Maha Suci Dzat yang tidak sepantas untuk memuji kecuali kepadaNya, Dzat Yang memiliki karunia dan kenikmatan. Maha Suci Dzat yang memiliki keagungan dan kemurahan, Maha Suci Dzat Yang memiliki kebesaran dan kemuliaan), Abu Isa berkata; ini adalah hadts gharib, kami tidak mengetahuinya seperti ini dari hadits Ibnu Abu Laila kecuali dari sisi ini. Dan Syu'bah serta Sufyan Ats Tsauri telah meriwayaktkan dari Salamah bin Kuhail? dari Kuraib? dari Ibnu Abbas? dari Nabi? shallallahu 'alaihi wasallam sebagian hadits ini dan ia tidak menyebutkannya secara panjang. (Tirmidzi)

No comments:

Post a Comment