Hikmah Selalu Merasa Bahagia

Hikmah Selalu Merasa Bahagia

Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman telah menceritakan kepada kami Za`idah dari Manshur dari Sa'd bin Ubaidah dari Abu Abdurrahman dari Ali Radhiallah 'anhu berkata; "Kami menghadiri jenazah di Baqi' Al Gharqad, tiba-tiba Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mendatangi kami. Beliau duduk dan mereka ikut duduk di sekelilingnya. Beliau saat itu membawa tongkat yang beliau gunakan untuk memukul. Beliau mengangkat pandangannya dan bersabda: "Tidak ada seorangpun dari kalian yang hidup kecuali telah ditetapkan tempatnya apakah dia di syurga atau di neraka, apakah dia sengsara atau bahagia." Mereka bertanya; "Wahai Rasulullah, alangkah sebaiknya kita menetapi ketentuan tersebut dan tidak perlu beramal. Karena sudah ditetapkan bahwa jika dia termasuk orang yang bahagia maka akan berjalan ke arah sana. Jika dia termasuk orang yang celaka niscaya dia akan menuju ke arah sana." Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: "Tidak begitu, beramallah! Semuanya akan dimudahkan. Jika dia termasuk orang yang celaka maka dia akan dimudahkan dalam melakukan amalan orang yang akan celaka. Jika dia termasuk orang yang bahagia maka dia akan dimudahkan dalam melakukan amalan orang yang akan bahagia." Kemudian beliau membaca; (Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa.) Sampai pada firmanNya: (Maka kelak kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar.) Telah menceritakan kepada kami Ziyad bin Abdullah Al Bakka`i telah menceritakan kepada kami Manshur dari Sa'id bin 'Ubaidah dari Abu Abdurrahman dari Ali Radhiallah 'anhu berkata; "Kami menghadiri jenazah di Baqi' Al Gharqad..."kemudian menyebutkan hadits secara makna. (Ahmad)

Telah menceritakan kepada kami Ibrahim Ibnul Hasan Al Misshishi berkata, telah menceritakan kepada kami Hajjaj -maksudnya Hajjaj bin Muhammad- ia berkata, telah menceritakan kepada kami Al Laits bin Sa'd ia berkata; telah menceritakan kepadaku Mu'awiyah bin Shalih bahwa 'Abdurrahman bin Jubair menceritakan kepadanya dari Bapaknya dari Al Miqdad Ibnul Aswad ia berkata, "Demi Allah, aku telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Orang yang bahagia adalah orang yang terhindar dari fitnah, orang yang bahagia adalah orang yang terhindar dari fitnah, orang yang bahagia adalah orang yang terhindar dari fitnah dan orang yang tertimpa musibah lalu bersabar seraya mengucapkan, "Betapa baiknya cobaan ini!" (Abu Daud)

Telah menceritakan kepada kami Sulaiman bin Harb Telah menceritakan kepada kami Syu'bah dari Habib bin Abu Tsabit dari Sa'id bin Jubair dari 'Amru bin Maimun bahwa ketika Mu'adz sampai di Yaman, dia shalat shubuh bersama kaumnya dengan membaca ayat: "Allah telah menjadikan Ibrahim sebagai kekasihnya." Maka berkatalah salah seorang dari kaumnya; 'Mata ibu Ibrahim telah berbinar karena bahagia.' Sedangkan di dalam riwayat lain, Mu'adz menambahkan dari Syu'bah dari Habib dari Sa'id dari Amru bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mengutus Mu'adz bin Jabal ke Yaman. Lalu pada waktu shalat shubuh Mu'adz bin Jabal membaca surat An Nisa, tatkala sampai ayat; Allah telah menjadikan Ibrahim sebagai kekasih-Nya." Seseorang di belakangnya berkata; 'Mata Ibu Ibrahim telah berbinar karena bahagia.' (Bukhari)

No comments:

Post a Comment