Doa Rasulullah Kepada Abu Hurairah


Doa Rasulullah Kepada Abu Hurairah

Telah menceritakan kepada kami Abdurrahman telah menceritakan kepada kami Ikrimah bin 'Ammar berkata; telah menceritakan kepadaku Abu Katsir telah menceritakan kepadaku Abu Hurairah, dan dia berkata kepada kami; "Demi Allah, Allah 'azza wajalla tidak menciptakan seorang mukmin pun yang mendengar tentangku dan tidak pernah melihatku melainkan dia akan cinta kepadaku."

Aku Abu Katsir berkata; "Apa yang kamu ketahui tentang itu wahai Abu Hurairah?" ia berkata; "Sesungguhnya ibuku awalnya adalah seorang wanita musyrik, aku mengajaknya kepada Islam dan ia enggan dengan ajakanku, lalu pada suatu hari aku mengajaknya lagi namun ia malah menyuarakan tentang Rasulullah dengan sesuatu yang tidak aku senangi. Lalu aku datang kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dengan menangis, aku berkata; 'Sesungguhnya aku telah mengajak ibuku kepada Islam, namun ia enggan dengan ajakanku, dan pada hari ini aku mengajaknya lagi kepada Islam namun ia malah menyuarakan tentang Tuan dengan sesuatu yang tidak aku senangi, oleh karena itu berdoalah kepada Allah agar memberi hidayah ibu Abu Hurairah, ' maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam Bersabda: "Ya Allah berilah hidayah kepada ibu Abu Hurairah." Setelah itu aku bergegas keluar pergi untuk memberi kabar gembira ibuku tentang doa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, maka ketika aku tiba di depan pintu rumah ternyata telah terkunci dan aku mendengar suara gemuruh air dan derap langkah kaki ibuku, lalu ia berkata; "Tetaplah di situ wahai Abu Hurairah, " kemudian ia membuka pintu dan telah mengenakan pakaian sambil merapikan jilbabnya, lalu dia berkata; 'Sesungguhnya aku bersaksi bahwasanya tidak ada ILah selain Allah dan Muhammad adalah hamba Allah dan utusan-Nya.'

Lalu aku kembali kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dengan menangis karena senang sebagimana aku menangis karena sedih, aku berkata; 'Wahai Rasulullah, ada kabar gembira, sungguh Allah telah mengabulkan doa Tuan karena Allah telah memberi hidayah ibu Abu Hurairah, ' lalu aku berkata; 'Wahai Rasulullah berdoalah kepada Allah agar menjadikan aku dan ibuku cinta kepada para hamba-Nya yang beriman dan menjadikan mereka cinta kepada kami, ' maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam Bersabda: "Ya Allah jadikan hamba kecil-Mu dan ibunya ini cinta kepada para hamba-Mu yang beriman dan jadikan mereka cinta kepada mereka berdua." Maka Allah tidak menciptakan seorang mukmin yang pernah mendengar tentangku dan ia tidak pernah melihatku atau melihat ibuku melainkan dia akan mencintaiku." (Ahmad)

Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yazid Al Muqri telah menceritakan kepada kami Haiwah dan Ibnu Lahi'ah telah menceritakan kepada kami Abu Al Aswad anak yatim 'Urwah, bahwa ia mendengar 'Urwah bin Az Zubair menceritakan dari Marwan bin Al Hakam bahwasanya ia bertanya kepada Abu Hurairah; "Apakah kamu pernah mengerjakan shalat khauf bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam?" Abu Hurairah berkata; "Pernah, " Marwan berkata; "Kapan?" Abu Hurairah berkata; "Ketika perang Najd Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri untuk melaksanakan shalat ashar dan ada sekelompak yang berdiri shalat bersamanya, dan ada sekelompok lain lagi yang menghadap musuh, sementara punggung mereka mengarah ke kiblat. Lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bertakbir dan orang-orang yang bersamanya juga ikut bertakbir begitu juga orang-orang yang menghadap musuh, kemudian beliau shallallahu 'alaihi wasallam ruku' dengan sekali ruku' kemudian orang-orang yang berada di belakangnya juga ikut ruku', kemudian beliau bersujud dan orang-orang yang berada di belakangnya juga bersujud sedangkan sekelompok yang lain berdiri menghadap musuh, lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam berdiri dan kelompok yang berada di belakangnya juga berdiri lalu mereka pergi menjaga musuh dan menghadap kepada mereka lalu sekelompok yang telah menghadap musuh datang dan mereka ruku' dan sujud, sedangkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam masih tetap berdiri sebagaimana posisinya, kemudian mereka berdiri lalu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam ruku' (di selain ruku' yang pertama) dan mereka ruku' bersamanya dan juga sujud bersamanya. Kemudian sekelompok yang menghadap musuh datang dan mereka ruku' dan sujud sedangkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam duduk berama orang-orang yang mengikutinya, kemudian di waktu salam Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam salam dan mereka semua (dua kelompok yang ada) ikut salam bersama-sama, maka dengan itu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah mengerjakan dua rakaat dan setiap orang dari kedua kelompok (yang saling bergantian) juga telah mengerjakan dua rakaat, dua rakaat." (Ahmad)

No comments:

Post a Comment