Surat Untuk Ibu Mertua

.
Assalamualaikum..
Ibu,  izinkan aku menyapamu dengan kata kata sederhanaku.
.
Ibu, maafkan aku jika kelak kita menjadi keluarga, aku tak sesuai harapanmu.
Aku jauh dari kata sempurna, cantik apalagi?  Itu bukanlah aku.
Bahkan aku hanyalah wanita biasa yang ingin bersama kalian mengejar Jannah-Nya.
.
Ibu,  maaf karena aku terlalu berambisi bersama putramu.
Bukan karena harta yang ia miliki,  namun karena keimanan yang membuat surga terasa dekat.
Tenang saja ibu, aku takkan buat dia berpaling darimu.
Karena bagaimanapun kamu tetap jadi wanita pertama yang ia cintai.
.
Ibu,  jangan risaukan dia untuk kau lepas.
Aku berjanji akan menjaga dan mendampinginya.
Bukankah kitapun akan menjadi keluarga?
Dan akupun akan menjagamu ibu.
Dan kaupun akan membekali kami bukan?
.
Ibu,  jika benar aku menjadi menantumu kelak.
Dengan bekal agama yang kumiliki.
Insyaa Allah kita sama sama ke Jannah-Nya.
Dan iya,  dengan jalan ini, kau izinkan dia menghalalkanku.
Bukan dengan jalan kemaksiatan, yang malah menjerumuskan kita ke Jahannam.
.
Ibu, sekali lagi aku minta maaf jika nanti kau merasa kecewa.
Namun, sebelum hal itu terjadi aku kan berusaha, agar kau bangga kepadaku.
Ibu, akupun ingin berterimah kasih karena melahirkan dia,  sosok yang imannya membuat akhwat diluar sana banyak mendoakannya, termasuk diriku.
Tanpamu dia tak akan pernah ada.
Dan tanpamu bimbinganmu pula, ia tak akan seperti saat ini.

Dariku, Calon Menantumu.

Wassalamualaikum❤
.
.
.
📸

No comments:

Post a Comment